Ironis, Kakek Penjual Bensin Yang Hanya Untung Rp. 3000,- / Hari Sering Kena Tipu

adminJanuary 13, 2016Views 556

Sangat Ironis, Kakek penjual bensin ini sering kena tipu para pembelinya, "Dengan Dalih kehabisan bensin di jalan dan setelah sampai di rumah akan kembali dan membayarnya", Nenek penjual bensin yang setiap harinya hanya untuk Rp. 3000,- itu sering kena tipu.

Mbah Debleng Si Penjual Bensin ( Foto @facebook )

Rumah Kakek yang ditempatinya terlihat sedang hampir rubuh, lantaran kayu - kayunya sudah mau runtuh bahkan terlihat beberapa bagian sudah patah. Bahkan terlihat juga seragam anak SD yang masih tergantung di lapaknya yang terbuat dari kayu - kayu yang sudah mulai lapuk, lantaran belum laku. "Warga Dusun Pacuh Desa Penataran Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar yang sering di sapa dengan nama Mbah Min Debleng". Di setiap harinya Mbah Debleng berhasil menjual 3 sampai 6 botol bensin eceeran dan itu pun sudah merupakan penjualan paling hebat, lantaran tidak jarang juga tidak ada pelanggan yang menghampiri bensin eceran daganganya. Mbah Debleng yang setiap hari berjualan di pinggiran Jalan Tjandisewu sebelah SDN Penataran dalam sehari jika laku 6 botol bensin eceran saja hanya mendapatkan untuk Rp. 500,- x 6 Rp. 3000,- saja. Dalam sehari sangat jarang Mbah Debleng bisa menjual semua bensin eceran yang berjumlah 20 botol itu, Karena tidak begitu laris lah yang membuat Mbah Debleng hanya bisa makan 1 kali dalam sehari. Untungnya Mbah Debleng untuk mendapatkan bensin dirinya kulakan menggunakan Sepeda Onthel, jadi tidak rugi dengan potongan bensin untuk sepeda motor.

Mbah Debleng Dengan Bensin Dan Baju SD Dagangannya

Ironisnya dalam sehari Mbah Debleng hanya mendapatkan untung Rp. 3000,- justru sering mendapatkan penipuan di mana dirinya sering ditipu oleh para pembelinya, dengan dalil kehabisan bensin dan tidak membawa uang kemudian ingin membayar bensin setelah dirinya sampai rumah. Namun nyatanya para pembeli tidak kembali dan Mbah Debleng pun rugi.

Kondisi Rumah Mbah Debleng Yang Mulai Mengkhawatirkan

Namun saat ditanyai oleh netizen bernama "Fauzy Iaz" yang merupakan warga yang rumahnya dekat dengan Mbah Debleng, Mbah Debleng memberikan kata - kata mutiaranya atas kelakuan yang dilakukan oleh para pembeli bensin ecerannya tersebut. "Biar Saja, Mungkin itu memang belum rejeki saya, Saya Ikhlas kok." Ucap Mbah Debleng yang sudah di tinggal mati 1000 Hari Istrinya dengan nada yang lirih.

Mbah Debleng Yang Tetap Setiap Berjualan Meski Pengunjung Sepi

Mbah Debleng pun dengan terpaksa menjual selimut - selimut dari para dermawan yang memberinya demi bisa menyambung hidup untuk makan. Bahkan Mbah Debleng rela menjual celana kombornya yang selama ini ia pakai jika memang ada yang mau membelin1seya. Rumah dan juga tempat jualan Mbah Debleng pun sangat miris terlihat sudah mau rubuh dan juga sebagian patah dan sudah di makan oleh rayap. Seperti dilansir pada group Komunitas Orang Jawa Timur Pada Minggu, 03 Januari 2016. Berikut beberapa komentar dari netizenMbah Debleng :)

Yuk Mari sobat di bantu share Postingan Ini, Jangan biarkan postingan ini tenggelam begitu saja tanpa ada yang mengetahuinya, semoga Mbah Debleng segera mendapatkan bantuan dari para dermawan untuk memperbarui rumahnya yang juga merupakan lapak dirinya menggantungan diri untuk mencari Rejeki Halalnya, Buat Sobat Yang Mau memberikan sedikit Rejekinya untuk Mbah Debleng bisa datang ke rumahnya yang beralamat ke "Dusun Pacuh Desa Penataran Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar" Sebelah SDN Penataran"

Categories