Nasir Abbas: Tak Diragukan Lagi ISIS Pelaku Bom Sarinah

adminJanuary 14, 2016Views 78
Pengamat terorisme, Nasir Abbas, meyakini pelaku bom bunuh diri di mal Sarinah di Jalan MH Thamrin, Jakarta, pada Kamis, 14 Januari 2016, adalah kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Nasir, yang juga mantan anggota kelompok militan Jemaah Islamiyah, bahkan menyebut pola bom bunuh diri di Sarinah adalah aksi mencontek penyerangan di Paris, Perancis, pada 14 November 2015. Polanya nyaris persis dengan insiden itu.
“Saya tidak meragukan: (pelaku bom bunuh diri di Sarinah) ini kelompok ISIS. Polanya sama. Mereka copy-paste(menyalin/meniru) di Paris,” kata Nasir dalam perbincangan dengan tvOne pada Kamis siang, 14 Januari 2015.
Nasir juga menganalisis fakta-fakta lain dalam peristiwa bom di Sarinah itu yang menyerupai serangan di Paris. Di antaranya, target serangan adalah aparat kepolisian dan tempat-tempat keramaian, seperti di kafe atau restoran.
Dia sebenarnya sedikit menerka bahwa ada rangkaian peristiwa sebelumnya yang disebutnya adalah persiapan atau prakondisi bom bunuh diri di mal Sarinah. Di antaranya, penangkapan sejumlah terduga teroris di beberapa daerah.
“Mereka yang ditangkap itu tidak sedikit; banyak. Itu rangkaian besar. Mereka (saat itu) sedang merencanakan operasi besar,” kata Nasir.
Rangkaian lain adalah penangkapan sejumlah pengikut kelompok teroris pimpinan Santoso di wilayah Poso, Sulawesi Tengah. Belakangan, berdasarkan hasil penyelidikan, memang diketahui ada keterkaitan antara penangkapan sejumlah terduga teroris dengan beberapa pengikut Santoso. Ditambah penangkapan beberapa warga asing, yakni Tiongkok, yang disebut sebagai bagian dari jaringan Santoso.
Categories