Ternyata, Bupati Ogan Ilir Ini Pernah Tak Lulus SMA

adminMarch 16, 2016Views 68

[caption id="attachment_8270" align="aligncenter" width="700"]Bupati Ogan Ilir (OI) Ahmad Wazir Nofiandi ditunjukkan kepada wartawan saat konferensi pers di Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta, Senin (14/3/2016). BNN mengamankan Bupati Ogan Ilir (OI) AW Noviandi bersama Murdani (swasta), Juniansyah (buruh perusahaan), Faizal Rochie (PNS RS Ernaldi Bahar) dan Deny Afriansyah (PNS Dinkes OKU Timur) terkait kedapatan mengkonsumsi narkoba jenis shabu Bupati Ogan Ilir (OI) Ahmad Wazir Nofiandi ditunjukkan kepada wartawan saat konferensi pers di Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta, Senin (14/3/2016). BNN mengamankan Bupati Ogan Ilir (OI) AW Noviandi bersama Murdani (swasta), Juniansyah (buruh perusahaan), Faizal Rochie (PNS RS Ernaldi Bahar) dan Deny Afriansyah (PNS Dinkes OKU Timur) terkait kedapatan mengkonsumsi narkoba jenis shabu.[/caption]

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Terungkap bila sang bupati ogan ilir (OI) Ahma Wazir Noviandi Mawardi lulus dengan menggunakan paket ujian C.

Kepastian ini didapatkan langsung oleh pengelola paket pendidikan non formal (PNF) Disdik ogan Ilir, Nurdin Agani ketika dihubungi Tribunsumsel.com, Rabu  (16/3/2016).

Dikatakannya, bila sang bupati terdaftar sebagai peserta SKB (Satuan kelompok belajar) Mekar Jaya Ogan Ilir, sebelum akhirnya mengikuti paket ujian C tahun 2006 silam.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bila sang bupati muda yang akrab disapa Ovi ini mengikuti tahapan paket C periode kedua yang didaftarkan langsung ke Diknas kabupaten OI.

Dimana ijazah yang dimiliki sekarang asli keluaran dari diknas OI sendiri.

“Kita benarkan bila beliau ikut paket C disini, lebih kurang empat hari ia ikut ujian paket C tersebut dan dari situlah ia dinyatakan lolos mendapatkan paket C,” paparnya.

Sambungnya, bila sang bupati sempat tidak berhasil menuntaskan pendidikan di SMA Bina Bangsa Palembang atau dikatakan tidak lulus, sehingga akhirnya memilih untuk ikut paket C di SKB OI.

Ia pun mengatakan, bila sang bupati sudah berhasil lolos lewat jalu paket C dan dinyatakan berhak memiliki ijazah kesetaraan tersebut.

“Kebetulan saja si Ovi mendaftar di Diknas OI, kan pada dasarnya ikutan sertaan paket C bisa dimana saja,” bebernya.

Sementara itu, ketika dicari lokasi SMA Bina Bangsa Palembang sebagai tempat terakhir sang bupati menuntut ilmu, didapati bila sekolah tersebut sudah lama tutup atau tidak beraktiftias lagi sekarang.

Categories